Learning from Failure

Persiapan uun menuju Ramadhan kali ini terasa lebih menyenangkan dari tahun sebelumnya. Masih melekat dalam ingatan pengalaman berpuasa di Surabaya tahun lalu, kala itu semua terasa begitu hambar, satu2nya hal yg menyenangkan adalah shalat tarawih.Tidak bisa tergambarkan dengan kata-kata betapa senangnya ketika berangkat shalat tarawih kala itu.

Tahun ini, uun sudah berazzam pada diri sendiri, Ramadhan kali ini harus lebih dan lebih baik lagi. Untuk mendapatkan Ramadhan dengan hasil terbaik, persiapannya juga kudu baik. Sebagaimana halnya ketika ujian semester, belajar untuk persiapan ujian kudu matang dari jauh2 hari gak boleh lagi ada istilah SKS alias Sistem Kebut Semalam. Rasulullah dan para shahabat aja persiapannya 6 bulan sebelumnya.Meskipun persiapan uun baru dimulai sebulan sebelum Ramadhan, un rasa itu lebih baik daripada tidak mempersiapkannya sama sekali.

Berbicara mengenai persiapan menuju Ramadhan, tentunya udah pada punya persiapan sendiri, tapi Uun mau berbagi, beberapa point yg un dapatkan ketika ikutan Tarhib Ramadhan di Masjid Bank Indonesia. Persiapannya sebagai berikut:

1. Niat yang baik==> Motivasi yang baik.

Niatkan dari awal, yang ingin kita capai adalah ketaqwaan, maka dari itu luruskan Niat didalam hati masing2. kalau niat diawal saja sudah berantakan dan tidak memiliki motivasi untuk mencapai derajat ketaqwaan yg lebih tinggi dari sebelumnya, maka perlu dicambuk lagi hatinya.

2. Ilmu yang cukup.

Amal tanpa ilmu=sia-sia, nah pada gak mau kan, puasanya cuma bernilai lapar dan haus doang dan gak dapat pahala. Nah untuk itu kudu pada tau dan menghindari perbuatan apa saja yg bisa merusak amal puasa dan membuatnya menjadi tidak diterima. Dengan mengetahui hal tersebut dan tidak melakukannya, InsyaAllah shaum kita benar2 sah dan diterima sebagai ibadah oleh Allah SWT.

3. Kesehatan jasmani.

Kalau mau shaum badan kudu sehat, kalau badan gak sehat terus ngotot shaum, itu sama aja menzalimi diri sendiri, maka jaga kesehatan untuk menyambut Ramadhan dan ketika bulan Ramadhan.

4. Konsumsi makanan yg benar.

Nah untuk yg satu ini, un sendiri suka kebablasan. Biasanya kalau sebelum berbuka, suka pengen makan ini itu, beli ini itu, gak bisa tahan godaan mata saat lihat jajanan berbuka yg beraneka ragam. Makanlah mengikuti kata otak,jangan makan mengikuti kata perut. Cerdas memilih makanan saat sahur dan berbuka. Agar shaum kita sepanjang hari menjadi lancar.

Selain mempersiapkan hal2 diatas, tentunya kita sendiri punya targetan yg ingin dicapai pada Ramadhan kali ini, semua juga udah pada tau untuk membiasakan diri menulis target Ramadhan kita. Jangan lupa, untuk menambahkan target amal yaumiyah. Misal: Kalau dulu cuma menargetkan khatam 1x, kali ini kudu lipat ganda jadi 2x.Kalau biasanya shalat dhuha cuma 2raka’at, kudu lipat ganda jadi 4 raka’at.Kalau biasanya infaq perharinya cuma Rp.5000, harus lipat ganda jadi Rp.10.000.

Disamping membuat target amalan, jangan lupa untuk menuliskan hal-hal yang menggagalkan targetan kita. Uun sendiri baru menyadari hal ini, un sama sekali “TIDAK PERNAH ME-LIST HAL2 YANG MENGGAGALKAN TARGET RAMADHAN” un sebelumnya. Dan hari ini, un berhasil membuat list tersebut. Semoga hal2 yang menggagalkan Ramadhan Uun di tahun2 lalu, bisa un hindari di tahun ini.

Oh ya, berikut beberapa amalan utama ketika Ramadhan:

  1. Shaum dari segala maksiat==> maksiat hati, mata, telinga, semua kudu dihindari.
  2. Qiyamul Lail==> cara Taqarrub ilallah yg paling efektif. Rasulullah SAW aja QL sampai kakinya bengkak. 
  3.  Taubat disetiap waktu==> perbanyak istighfar disepanjang hari.
  4. Membaca Al-Qur’an==> Ingat Dalam tafsir Surat Al-Baqarah ayat 185 disebutkan bahwa Al-Qur’an diturunkan pada bulan Ramadhan sebagai petunjuk bagi Manusia.  Sehingga membaca Al-Qur’an dibulan Ramadhan tentunya mempunyai nilai plus sendiri.
  5. Shadaqah==> Bulan Ramadhan adalah bulan untuk memberi. Belajarlah untuk bahagia secara emosi dan spiritual yaitu Bahagia ketika mendapatkannya = Bahagia ketika memberikannya.
  6. Perbanyak Doa==> Ramadhan itu bulan pengampunan, semakin banyak kita berdoa semakin sayang Allah kepada kita, karena dengan begitu kita akan merasa sangat membutuhkan Allah.
  7. I’tikaf==> Berusaha untuk melaksanakan i’tikaf pada 10 malam terakhir.

Selamat Menyambut Ramadhan teman2, semoga kita benar2 mendapat kemenangan di Ramadhan kali ini. ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s